Sabtu, 19 November 2022

Ini Syarat Membuka Rekening bank pt.Perseroan Perorangan

Indonesia merupakan negara berkembang yang terus meningkatkan kemampuannya di berbagai bidang, termasuk ekonomi dan perdagangan. Pertumbuhan ekonomi dan sektor bisnis disebabkan oleh banyaknya pengusaha yang memulai bisnis, besar atau kecil. Bentuk bisnis korporasi lebih populer karena status hukumnya dan pemisahan kewajiban dan aset antara pemilik dan perusahaan. Pemerintah melihat peluang ini dan melakukan terobosan dengan UU No 1. Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penciptaan Lapangan Kerja. UU Cipta Kerja memungkinkan perusahaan untuk dimulai oleh 1 orang atau dikenal sebagai kepemilikan perseorangan. Dalam UU Cipta Kerja, pengertian perusahaan perseorangan terbagi menjadi dua unsur, yaitu unsur perseorangan dan kriteria UMK. Pada unsur perseorangan, pembentukan perusahaan perseorangan hanya dapat dilakukan oleh 1 orang, dan hanya berlaku untuk Warga Negara Indonesia (WNI), orang asing tidak diperbolehkan untuk membentuk perusahaan perseorangan. Ciri perusahaan perseorangan adalah tidak ada persyaratan modal minimum menurut undang-undang, dan hanya dibuat surat pernyataan pendirian. Selain itu, perusahaan pribadi tidak memerlukan notaris, hanya 1 pendiri yang menjadi pemegang saham, dan tidak diperlukan komisaris. Rekening bank perusahaan pribadi Setelah mendapatkan akta pendirian perusahaan perseorangan, pendiri perseorangan harus mengurus beberapa dokumen lain, seperti NIB, dan rekening bank atas nama perusahaan. Dengan memiliki akun, perusahaan Anda akan semakin dikenal oleh konsumen dan/atau mitra. Selain itu, membuka rekening bank atas nama perusahaan juga akan membuat dana perusahaan Anda mengalir lebih baik, karena keuangan perusahaan haruslah keuangan pribadi. Meskipun perusahaan tersebut memiliki 100% modal Anda sendiri, satu perusahaan yang Anda miliki tetap terdaftar sebagai badan hukum. Untuk membuka rekening bank atas nama perusahaan pribadi yang Anda miliki, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk merupakan salah satu bank yang telah memberitahukan kepada Direktorat Jenderal Hukum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan Kemanusiaan jika memang saat ini dapat menerima pembukaan di seluruh cabang BNI di Indonesia Hak atas rekening giro/deposit bisnis pribadi. Untuk membuat rekening bank BNI pribadi, pendiri perusahaan perorangan dapat mendatangi bank BNI terdekat dengan membawa persyaratan sebagai berikut: 1. Akta Pendirian Perusahaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 2. Surat Keterangan Pendirian Pribadi di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia 3. NPWP perusahaan perseorangan 4. Nomor Induk Berusaha (NIB) 5. Surat perijinan lainnya jika diperlukan contoh; Surat keterangan Domisili perusahaan, surat izin gangguan /HO, perijinan terkait analisa mengenai dampak lingkungan/AMDAL.

Selasa, 26 Juli 2022

Jumlah korban Kecelakaan Penumpang Odong-odong Capai 31 Orang, 9 Tewas & 22 Alami Luka

Serang – Penumpang yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan kereta odong-odong di perlintasan kereta api di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (26/07), akibat tertabrak kereta menjadi 31 orang. Sembilan orang dinyatakan tewas, sementara jumlah korban selamat yang mengalami luka-luka yang sebelumnya baru terdata 10 orang, kini bertambah menjadi 22 orang.
Seluruh korban diketahui merupaka warga Cibetik, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten. Berikut nama-nama korban selamat yang redaksi yang diperoleh dari Polres Serang. Nama : Elfira Ayu Hanifa (Luka berat) Umur : 6 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Putri Keyla Septiana (Luka berat) Umur : 3 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Keyla Septiani (Luka berat) Umur : 2,5 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Amroh (Luka ringan) Umur : 29 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Alina Fitriana (Luka berat) Umur : 3 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Nadira (Luka ringan) Umur : 1 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Hikmawati (Luka berat) Umur : 26 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Hanifah (Luka berat) Umur : 5 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Aat Sumiyati (Luka ringan) Umur : 22 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Dea Ayu Saputri (Luka ringan) Umur : 20 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Rizky Anugerah (Luka ringan) Umur : 3 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Aini Cesaria (Luka ringan) Umur : 7 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Bilqis Meisya Putri (Luka ringan) Umur : 4 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Firdha (Luka ringan) Umur : 4,5 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Zahira (Luka ringan) Umur : 3 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Suirat (Luka ringan) Umur : 27 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Fatiroh (Luka ringan) Umur : 30 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Aqila (Luka ringan) Umur : 5 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Tisya (Luka ringan) Umur : 8 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Dina Aprilia Putri (Luka ringan) Umur : 6 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Muhamad Dzikri (Luka ringan) Umur : 4 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang Nama : Saki (Luka ringan) Umur : 67 tahun Alamat : Kp. Cibetik RT 10/ RW 03 Kel. Pengampelan Kec. Walantaka Kota Serang. Dilaporkan saat ini korban atas nama Keyla yang menderita luka berat tengah menjalani proses operasi di Rumah Sakit Hermina Ciruas.

Minggu, 24 Juli 2022

Seorang Nelayan Pandeglang Hilang di Perairan Pulau Peucang

Banten – Seorang anak buah kapal (ABK) nelayan KM. Sumber Sari 2 dilaporkan  hilang di perairan Pulau Peucang, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kepala  Kantor SAR Banten Adil Triayanto mengatakan, Informasi hilangnya seorang nelayan asal Pandeglang itu, berawal dari informasi yang diterima Kantor SAR Banten, dari masyarakat. Nelayan yang hilang itu diketahui merupakan seorang pria  bernama Dirman umur 30 tahun, warga Kampung Cicadas, Labuan, Banten. Dilaporkan hilangnya Dirman, terjadi saat kapal yang ditumpangi nya sedang mencari ikan disekitaran Pulau Peucang, Dirman kemudian dinyatakan hilang pada Sabtu (23/07) pukul 01.00 WIB. Semula jumlah crew kapal ada 13 orang, mereka yang sedang memancing tiba-tiba ada suara benda terjatuh, sehingga Jurumudi saat itu memeriksa dan mengumpulkan semua crew, namun crew yang semula berjumlah 13 orang jumlahnya berkurang satu orang. Jurumudi pun akhirnya memutuskan melakukan pencarian di sekitar lokasi namun korban tidak kunjung ditemukan. Menindaklanjuti laporan warga, Tim SAR gabungan, Minggu (24/07), langsung menerjunkan petugas untuk segera melakukan pencarian ke lokasi. “Dalam pencarian hari ini (tim SAR gabungan) melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian peristiwa (LKP) dengan keluarga korban dan nahkoda kapal KM. Sumber Sari 2. Dengan jarak pencarian hingga radius sekitar 50 NM,” kata Adik. Namun sayangnya pada pencarian hari pertama, Tim SAR gabungan belum menemukan korban yang hilang tersebut, sehingga pencarian akan dilanjutkan esok hari. “Kendala dalam pelaksanaan pencarian hari ini ialah cuaca di sekitar lokasi yang cukup beragam dan pulau peucang berbatasan langsung dengan samudera hindia, saat pencarian kemarin tim SAR gabungan terkendala oleh kondisi laut yang bergelombang hingga 1.5 meter membuat jarak pandang khususnya yang berada di alut yang digunakan pencarian menjadi terbatas,” tambahnya. Baca Juga  Temui Keluarga Korban, Pertamina Patra Niaga Pastikan Akan Tanggung Jawab Penuh Rencana nya di hari kedua pencarian, areal pencarian akan diperluas. “Pada hari kedua besok kami akan memperluas pencarian di pulau panaitan dan pesisir Pulau Peucang, dan akan menyebarkan infomarsi melalu nelayan yang sedang mencari ikan disekitaran perairan Sumur dan semoga besok korban segera ditemukan,” terangnya.

Rabu, 29 Juni 2022

Polda Banten gelar upacara larung bunga di perairan Merak

Polda Banten gelar upacara larung bunga di perairan Merak,Tabur bunga peringatan HUT ke-76 Bhayangkara #bralinknews #poldabanten #taburbunga Jajaran kepolisian Polda Banten, dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, Rabu (29/06), menggelar upacara tabur bunga, yang berlangsung di Dermaga, Sultan Ageng Tirtayasa, Polairud Polda Banten, Upacara dilanjutkan dengan kegiatan, larung bunga di laut perairan Merak, Kota Cilegon, Banten, sebagai bagian dari rangkaian,Tabur bunga peringatan HUT ke-76 Bhayangkara

Senin, 27 Juni 2022

Bea Cukai Merak lepas ekspor 55.000 ton gula kristal ke Vietnam

Bea Cukai Merak lepas ekspor 55.000 ton gula kristal ke Vietnam Kepala Bea Cukai Merak Beni Novri, Senin (20/6), melepas ekspor perdana sebanyak 55.000 ton gula kristal rafinasi yang diproduksi PT.Berkah Manis Makmur dikirim ke negara tujuan Vietnam secara bertahap. Direktur Operasional PT. BMM, Herman Manua menjelaskan ekspor tujuan Vietnam yang akan selesai bulan ini, merupakan realisasi tahap awal dari komitmen 100.000 ton.

Senin, 07 Februari 2022

Daun Kelor Banten Jadi Ragam Ekspor Baru Tembus Empat Negara

Cilegon - Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Cilegon fasilitasi sertifikasi ekspor perdana daun kelor asal Provinsi Banten. Sebanyak 320 kg bubuk daun kelor asal Banten dengan nilai ekonomis sebesar Rp.14 juta berhasil memenuhi persyaratan ekspor empat negara yakni : Amerika Serikat, Republik Ceko, Jerman dan New Zealand. "Dinegara tujuan, komoditas yang dipercaya kaya nutrisi ini digunakan sebagai suplemen makanan. Dan kami sangat mengapresiasi bertambahnya ragam komoditas unggulan ekspor baru asal Banten," terang Arum Kusnila Dewi Kepala Karantina Pertanian Cilegon melalui pesan singkat, Selasa (25/1). Menurut Arum, dibeberapa bulan terakhir banyak bermunculan komoditas ekspor baru diantaranya kakao bubuk, gula tebu, beras ketan, cengkeh, jintan, kayu manis, kelapa parut, lada, palet kayu, serabut kelapa dan bungkil sawit. Arum menambahkan, sejalan dengan tugas strategis yang diberikan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red), Karantina Pertanian Cilegon bertugas untuk mengawal tercapainya target program peningkatan ekspor pertanian di Provinsi Banten dalam program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian, (Gratieks). Seperti pada ekspor bubuk daun kelor kali ini, hasil pemeriksaan Rani Dessy Karyani, pejabat analis karantina tumbuhan Cilegon bubuk daun kelor dinyatakan sehat atau tidak ditemukan serangga hidup dan Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT) lainnya. Bubuk daun kelor yang sudah diolah menjadi serbuk halus, dikemas rapih menggunakan plastik dan box karton layak untuk diterbitkan Phytosanitary Certificate atau sertifikat kesehatan tumbuhan sebagai dokumen persyaratan ekspor. Hilirisasi Produk Pertanian
Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang turut mengapresiasi munculnya ragam komoditas baru asal Banten, terlebih dalam bentuk yang telah diolah. "Minimal setengah jadi, agar memberi nilai tambah untuk menambah kesejahteraan petani," kata Bambang. 52 Sebagai informasi, dari rilis data BPS, nilai ekspor pertanian di tahun 2021 masih menunjukkan tren positif. Nilai ekspor tahun 2021 tercatat Rp. 625,01 triliun atau meningkat 38,67% dibandingkan nilai ekspor tahun 2020 yang membukukan Rp. 451,7 triliun. Selain mendorong ragam komoditas ekspor baru, pertumbuhan eksportir pertanian juga terus didorong, antara lain dengan membuka akses informasi dan pasar baru. "Sejalan dengan kebijakan peningkatan ekspor pertanian, kami siap memberikan layanan karpet merah' bagi para eksportir pertanian," pungkas Arum

Sabtu, 05 Februari 2022

Purbalingga - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi punya cara sendiri untuk mepromosikan produk lokal asli prubalingga.


Yah...Oleh-oleh buatan khas masyarakat Purbalingga yang diproduksi para pelaku UMKM sekitar kian gencar dipromosikan menjadi produk unggulan dari kabupaten yang terkenal dengan produksi knalpot motornya. Bupati Purbalingga Dyah kerap kali turun langsung sengaja mengunjungi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sejumlah kecamatan yang ada di wilayah nya. Untuk mengetahui langsung produk lokal yang menjadi unggulan wilayah yang dikunjungi nya.



Seperti terlihat baru-baru ini, dimana Bupati mempromosikan produk olahan makanan lokal yang ditemuinya mulai dari peyek kedelai, hingga gula serbuk saat berkunjung di Griya Petualang Indonesia di Dusun Pakejen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari. Yang diharapkan menjadi sentra pusat oleh-oleh masyarakat baik dari Purbalingga maupun luar daerah saat akan mencari penganan khas Purbalingga.

"Ada peyek kedelai, peyek kacang kalian paling suka peyek mana nih??? Kira kira rekomendasi peyek terenak di Purbalingga dimana Lurrr??? Peyek ini oleh-oleh dari Griya Petualang Indonesia@griyapetualangindonesia yang ada di Dusun Pakejen, Desa Karangjengkol, Kecamatan Kutasari. Selain peyek juga ada buah tangan yang lain, ada juga gula serbuk dan olahan panganan lainnya. Sukses selalu untuk Griya Petualang Indonesia," Kata Bupati pada caption postingan foto yang diunggahnya di media sosial Instagram miliknya, Sabtu (05/02/2022).


Bupati Dyah tak segan mempromosikan dagangannya itu melalui Instagram pribadi miliknya. Demi memajukan dan mendukung perkembangan perekonomian daerah lewat produk andalan yang dihasilkan para pelaku UMKM di wilayah nya.

Kamis, 27 Mei 2021

Idap kelumpuhan, Anisa bocah yatim piatu di Cilegon butuh uluran tangan


 

Anisa Septiani Zahra (14), warga Kavling Blok E, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Banten, tumbuh tak seperti anak seusianya. 

Bocah yatim piatu yang mengalami kelumpuhan itu, sejak lahir diakui sudah memiliki kelainan dengan mengidap penyakit hidrosefalus. Kondisi Anisa diakui sang nenek memburuk sejak ketiadaan orangtuanya. Dimana sejak usia dua bulan ayah Anisa meninggal dunia, dua tahun kemudian disusul ibundanya sehingga Anisa, kini dirawat sang nenek Latifah yang sudah lanjut usia.

Hal itu diungkapkan sang nenek Latifah, Sabtu (8/5), di rumah kontrakan anak nya. "Ya sekarang hidup numpang aja sama anak. Alhamdulillah rejeki mah ada saja, tapi memang yang sangat butuh itu untuk perawatan cucu saya dan sehari-harinya. Bahkan selama ini saya belum pernah bawa berobat lagi," jelas sang nenek.

Irvanti seorang kader di lingkungan sekitar mengaku kehidupan Anisa dan sang nenek Latifa yang berstatus janda cukup memprihatinkan, lantaran mereka juga harus menumpang pada satu-satunya anak sang nenek Latifah, yang hidup mengontrak dengan sumber penghasilan hanya mengandalkan berjualan mainan keliling dari suaminya.

"Ya kalau kami dari kader sangat prihatin ya, karena kan memang Anisa dan nenek ini kan butuh biaya hidup. Selama ini kita ajukan ke BAZNAS dan Dinas Sosial untuk mendapat BLT. Tapi selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan hanya BPJS Kesehatan saja yang diakomodir. Bantuan hidup kemarin dari BAZNAS sempat dapat dari 2017 sampai 2019, tapi sekarang kan sudah tidak ada jadi saya berharap pemerintah maupun dermawan bisa membantu nenek Latifah untuk menghidupi cucunya Anisa ini," Kata Anti

Sementara itu melihat kondisi ini, mantan Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyaman yang kini berdinas di Polda Banten, berinisiatif memberikan bantuan sembako secara rutin untuk Anisa. Juga mengirimkan bantuan kursi roda yang diberikannya dari tangan dermawan. " Iya memang kondisinya demikian, untuk itu juga saya usahakan untuk memberikan bantuan kursi roda supaya memudahkan adik Anisa beraktivitas setiap harinya. Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih peduli dengan kondisi warga yang kurang mampu dilingkungannya. Karena kalau bukan kita yang peduli mau siapa lagi yang akan meringankan beban mereka-mereka ini," Imbuhnya.


Wisata religi ziarah makam sultan maulana hasanudin dibanten



 Ziarah adalah salah satu praktik sebagian besar umat beragama yang memiliki makna moral yang penting. Kadang-kadang ziarah dilakukan ke suatu tempat yang suci dan penting bagi keyakinan dan iman yang bersangkutan. Tujuannya adalah untuk mengingat kembali, meneguhkan iman atau menyucikan diri.nah sekarang kita berziarah di makam sultan maulana hasanudin yang ada di banten lama..




Kelompok tani tunas meluar optimalkan lahan dengan budidaya cabe yang lebih menguntungkan


 



DI ATAS LAHAN SELUAS 5.000 HEKTAR/ SEJUMLAH PEMUDA YANG TERGABUNG DALAM KELOMPOK TANI TUNAS MELUAR/ YANG ADA DI KELURAHAN TEGAL RATU/ KECAMATAN CIWANDAN/ KOTA CILEGON/  MENGOPTIMALKAN LAHAN PERTANIAN/ YANG SEMULA DITANAMI  KACANG KE PERTANIAN CABAI/ UNTUK MEMBANTU PEMULIHAN PEREKONOMIAN WARGA SEKITAR/ YANG TERDAMPAK PANDEMI COVID-19

SEMULA WARGA SEKITAR MERUPAKAN PETANI KACANG TANAH/ NAMUN BERKAT PEMBERDAYAAN DAN PELATIHAN DIBAWAH KELOMPOK TANI TUNAS MELUAR/ DENGAN SISTEM KEMITRAAN PENANAMAN CABAI/ BERHASIL BANGKIT MEMBANTU WARGA MENINGKATKAN PENGHASILAN PEREKONOMIAN  UNTUK KELUARGANYA

Alhamdulillah degan ada nya Program tanaman kemitraan cabai ini saya sebagai warga dapat membantu perekonomian kami Apalagi ditengah Pandemi ini susah mencari penghasilan. Dengan program tanam cabai itu bisa membantu perekonomian saya. Sebelumnya tanamannya kacang tanah.


KETUA KELOMPOK TANI TUNAS MELUAR MENGAKU/ PENGOPTIMALAN LAHAN DILAKUKAN UNTUK MENAMBAH NILAI HASIL PRODUKSI PERTANIAN WARGA SEKITAR/ YANG NILAINYA JAUH LEBIH RENDAH DARI HASIL PERTANIAN CABAI SAAT INI/  DENGAN MERANGKUL SEDIKITNYA SEBANYAK 8 ORANG MENJADI PETANI DENGAN SISTEM KEMITRAAN/ IA PUN BERHASIL MEMBANTU WARGA// DIMANA SETIAP MASA PANEN YANG DILAKUKAN PER TIGA HARI/ SELAMA EMPAT BULAN/ MAMPU MEMANEN SEBANYAK 500 KILOGRAM CABAI/ YANG DIPASARKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN WILAYAH PASAR SEKITAR// KEBERHASILAN KELOMPOK TANI CABAI INI PUN DIAKUI TURUT DIDUKUNG PEMERINTAH SETEMPAT/ MELALUI BANTUAN YANG DIBERIKAN DINAS KETAHANAN PANGAN DAN  PERTANIAN KOTA CILEGON/ MULAI DARI AJIR/ PLASTIK/ INSEKTISIDA  HINGGA PUPUK

Kalau dukungan kebetulan ada Program bantuan bagi petani terdampak COVID-19 dan karena kami menanam cabai kami dapat dukungan sarana tersebut.


IA BERHARAP DENGAN UPAYA PENGOPTIMALAN LAHAN PERTANIAN DI WILAYAH NYA/ WARGA SEKITAR BISA BANGKIT DARI KETERPURUKAN EKONOMI// DAN MULAI MULAI MERINTIS USAHA SECARA MANDIRI MELALUI PEMANFAATAN LAHAN TIDAK PRODUKTIF/ UNTUK PRODUKSI PERTANIAN YANG MENJANJIKAN


DARI KOTA CILEGON BANTEN/ SUSMIATUN HAYATI/ KANTOR BERITA ANTARA MEWARTAKAN

Polres cilegon bongkar praktik prostitusi online

 



Pihak kepolisian Polsek Merak yang berada di bawah jajaran Polres Cilegon berhasil membongkar praktek prostitusi online yang sudah berjalan selama dua tahun dengan aplikasi WhatsApp. Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono saat ekspose di Mapolsek Merak, Selasa (25/05), mengungkap praktek perdagangan orang itu terbongkar setelah adanya petugas yang melakukan penyamaran atas laporan warga, pihak kepolisian yang mengamankan uang senilai satu juta rupiah dari hasil transaksi, juga mengamankan seorang mucikari, lima pekerja seks komersial dan seorang lelaki hidung belang.


PRAKTEK PROSTITUSI ONLINE DI WILAYAH KOTA CILEGON/ DIBONGKAR JAJARAN KEPOLISIAN POLSEK MERAK/ BEKERJA SAMA DENGAN SATUAN RESKRIM POLRES CILEGON


MENURUT KAPOLSEK MERAK AKP MUHAMMAD AKBAR BASKORO NUR HUTOMO/ SAAT MENGGELAR EKSPOSE DI MAPOLSEK MERAK/ PADA SELASA 25 MEI 2021/ DIBONGKAR NYA KASUS INI/ BERAWAL DARI LAPORAN WARGA/ YANG KERAP BEROPERASI VIA JEJARING WHATSAPP// MENINDAKLANJUTI LAPORAN ITU/ ANGGOTA POLSEK PUN MELAKUKAN PENYAMARAN DENGAN MELAKUKAN PEMESANAN VIA W-A/ DAN MENDAPATI TAWARAN ORDER PSK DENGAN TARIF HINGGA JUTAAN RUPIAH PUN BERHASIL MEMBONGKAR PRAKTEK INI

DALAM KASUS INI/ SELAIN MENGAMANKAN SEORANG MUCIKARI/ PIHAK KEPOLISIAN BERHASIL MENGAMANKAN LIMA ORANG PSK/ DAN SATU LELAKI HIDUNG BELANG/ BERSAMA SEJUMLAH BARANG BUKTI/ BERUPA UANG SENILAI 1 JUTA RUPIAH/ DUA UNIT HANDPHONE/ DAN SATU UNIT MOTOR// SEMENTARA ITU UNTUK PARA PSK YANG DIAMANKAN/ PIHAK KEPOLISIAN MENYERAHKANNYA KEPADA DINAS SOSIAL UNTUK DILAKUKAN PEMBINAAN


ADAPUN ANCAMAN HUKUMAN YANG DIKENAKAN YAKNI PASAL 2 AYAT 1/ UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2007/ TENTANG TINDAK PIDANA PEMBERANTASAN PERDAGANGAN ORANG// DENGAN ANCAMAN HUKUMAN PIDANA PENJARA PALING SINGKAT TIGA TAHUN DAN PALING LAMA 15 TAHUN/ SERTA DENDA PALING SEDIKIT 120 JUTA DAN MAKSIMAL 600 JUTA RUPIAH// DAN PASAL 29 KUHP TENTANG PERBUATAN SENGAJA MEMUDAHKAN PERBUATAN CABUL/ DENGAN ORANG LAIN DAN MENJADIKAN PENCAHARIAN ATAU KEBIASAAN/ DIANCAM DIKENAI HUKUMAN PALING LAMA 1 TAHUN 4 BULAN/ ATAU PIDANA DENDA LIMA BELAS JUTA RUPIAH//


DARI KOTA CILEGON BANTEN/ SUSMIATUN HAYATI/ KANTOR BERITA ANTARA MEWARTAKAN

Minggu, 23 Mei 2021

Warga Kebondalem di Cilegon tolak penghapusan SDN Kubangkutu 2



Jelang pendirian gedung sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 12 Cilegon di Gedung SDN Kubangkutu 2 yang berada di wilayah Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, warga lingkungan Daliran, Kelurahan Kebondalem, menolak penghapusan SDN Kubangkutu 2.

Hal itu disampaikan warga masyarakat yang disampaikan tokoh masyarakat, RT hingga para walimurid yang juga alumni sekolah SDN tersebut, lantaran tak ingin sekolah nya dihapuskan dan digabung dengan SDN Kubangkutu 1.

Rufaji selaku tokoh masyarakat, wali murid sekaligus alumni SDN Kubangkutu 2, mengaku mendukung berdirinya SMPN 12 Cilegon, tetapi ia yang mewakili warga masyarakat sekitar juga berharap agar pembangunan nya tidak menghapus keberadaan sekolah yang sudah ada. 

"Intinya kami mendukung berdirinya SMPN 12 Cilegon di Kebondalem, karena itu juga untuk kepentingan pendidikan. Tetapi saya harap Pemerintah tidak semena-mena dengan menghapuskan sekolah yang sudah ada dan menggabungkan nya dengan SD lain," Kata Rufaji ditemui di rumahnya, Minggu (23/05).

Diketahui saat ini jumlah SDN Kubangkutu 2 memiliki jumlah murid sebanyak 270 murid, sementara untuk jumlah SDN Kubangkutu 1 berjumlah 207 murid. 

" Sekarang begini, sekolah itu sudah tidak memenuhi kapasitas nya. Dalam satu kelas maksimal 38 murid, bagaimana kalau digabung, sedangkan saat ini saja sekolah sudah memberlakukan sistem belajar shift karena banyaknya murid. Belum lagi kalau nanti dihapus juga guru dan siswa yang akan dipencar ini juga menjadi persoalan bagi masyarakat," tambahnya.

Sementara itu Ketua RT05/ RW 02 Lingkungan Daliran, Ahmad Jaeni yang juga menolak adanya penghapusan SDN Kubangkutu 2, bahkan dirinya membantah adanya pernyataan sejumlah oknum warga yang mengaku tokoh dan mewakili warga masyarakat memberikan persetujuan penghapusan SDN Kubangkutu 2. Ia berharap agar pemerintah Kota Cilegon membatalkan rencana tersebut, jika pun harus didirikan agar ditempatkan di lahan baru.

"Jadi saya tegaskan, bahwa tidak pernah ada pernyataan dukungan penghapusan sekolah SDN Kubangkutu 2. Yang ada warga dan sejumlah RT RW merasa dijebak, karena tanda tangan kehadiran yang katanya undangan sosialisasi di masjid Al Falah, lingkungan Bebulak Timur, Kelurahan Kebondalem  dimanipulasi karena itu paraf daftar hadir," Katanya.

Ia juga menambahkan bahwa warga masyarakat secara keseluruhan mendukung pendirian SMPN 12 Cilegon, namun pihaknya mendesak agar pendirian di tempatkan di lahan lain.

"Silahkan kami setuju kalau ada pembangunan gedung SMPN 12. Tapi saya mohon supaya di lahan lainnya kan di Sumampir juga banyak lahan hibah," jelasnya.

Sekretaris Komite SDN Kubangkutu 2 Halimah mengaku, pihaknya dan para wali murid juga baru mengetahui saat pihak Dinas Pendidikan Kota Cilegon memberikan informasi mendadak terkait rencana penghapusan SDN Kubangkutu 2 dan digabung dengan SDN Kubangkutu 1 pada Sabtu 22 Mei 2021.

"Kami juga baru tahu kemarin saat pihak Dinas Pendidikan datang ke sekolah," tambahnya.

Selasa, 01 Desember 2020

WISATA DI PURBALINGGA

Tulisan ini merupakan catatan Tempat Wisata Purbalingga. Purbalingga adalah bagian dari Provinsi Jawa Tengah, yang berbatasan dengan Pemalang di Utara, Banjarnegara di Timur dan Selatan, dan Kabupaten Banyumas di Barat. Purbalingga, yang ibukotanya berada sekitar 21 km dari Purwokerto, berada pada lembah yang diapit rangkaian pegunungan Slamet dan Dataran Tinggi Dieng.
Tulisan Tempat Wisata di Purbalingga dan peta wisata Purbalingga ini akan diperbarui ketika informasi yang lebih baru telah diperoleh, dan data GPS telah didapat.
Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indonesia....

Tempat Wisata Purbalingga

Bumi Perkemahan Munjulluhur.
Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari, sekitar 5 km dari pusat Kota Purbalingga, yang kabarnya merupakan kawasan bumi perkemahan terbaik di Jawa Tengah.
Congot
Desa Kedungbendo, Kecamatan Kemangkon yang merupakan daerah pertemuan Sungai Klawing dan Sungai Serayu, tempat dilangsungkannya pesta rakyat pada waktu-waktu tertentu.
Curug Silintang dan Silawang
Berupa air terjun yang lokasinya berada di Desa Tlahab, Kecamatan Karangreja, Purbalingga.
Gua Lawa
Gua sepanjang 1,3 km di Desa Siwarak, Karangreja, 27 km dari Kota Purbalingga, ada batu Semar, relief Waringin Seto, Gua Dada Lawa, Pancuran Slamet, dll.
Kelenteng Hok Tek Tjeng Sin
Kelenteng Tri Dharma yang berada di Jalan Gunung Kelir, Kelurahan Purbalingga Kulon, Kecamatan Kota, yang berdiri sejak 1972.
Kolam Pemandian Walik
Desa Walik, Kecamatan Kutasari, merupakan salah satu yang tertua di Purbalingga.
Masjid Agung
Pusat Kota Purbalingga dengan bentuk bangunan menyerupai Masjid Nabawi di Kota Madinah.
Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman
Dibangun pada 1976 di Dukuh Rembang, Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Purbalingga, yang menjadi tengara tempat lahirnya Panglima Besar Jenderal Soedirman.
Sanggaluri Park
Jalan Raya Kutasari, Purbalingga, yang di dalamnya terdapat Museum Uang, Museum Wayang dan Artefak, Reptile & Insect Fun Park, Rumah Boneka Lintang, dll.
Taman Wisata Pancuran Mas
Desa Purbayasa, Padamara, dengan Taman Aquarium Air Tawar, Kolam Renang, Water Boom, Taman Burung Air Telaga Fulus, koleksi ikan dari berbagai benua, dll.
Wana Wisata Serang
Lokasinya berada sekitar 5 km dari Gua Lawa, yang bisa dimasuki melalui Baturaden di Kabupaten Banyumas, atau melalui Desa Serang di Kabupaten Purbalingga.
Wisata Air Bojongsari
Desa Bojongsari (Owabong), dengan mata air pegunungan, Water Boom, terapi ikan, Pantai Bebas Tsunami, Ember Tumpah, gokart, Fun Rafting, dll

Bantuan para pelaku IKM di cilegon

 Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Cilegon, Senin (30/11), menyalurkan bantuan sarana prasarana, salah satunya berupa mesin produksi kepada sejumlah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang ada di Kota Cilegon. Bantuan  yang disalurkan bersumber dari dana insentif daerah senilai Rp 2 Miliar, yang diberikan  pemerintah guna membantu pemulihan ekonomi para pelaku IKM. Serta melindungi pasar rakyat, yang sempat mengalami penurunan aktivitas akibat terdampak COVID-19./ eko prasetyo

Rabu, 08 November 2017

KORIDOR BARU BUKATEJA~PURWOKERTO

Koridor Baru Bukateja-Purwokerto -- Bus Rapid Transit (BRT) koridor I, Purbalingga-Banyumas direncanakan beroperasi tahun depan. Namun, sampai saat ini, program dari pemerintah provinsi tersebut masih mendapat penolakan. Khususnya para pelaku usaha angkutan . Mereka menilai, hadirnya BRT akan menggusur keberadaan angkutan umum . Ketua Umum Forum Transportasi Banyumas (Fortas), Tonni Kurniawan mengatakan, pihaknya tidak menafikan adanya perkembangan teknologi di zaman seperti ini. Tapi, prinsipnya perkembangan kearah yang lebih bagus dan bermartabat. Dia menilai, ketika program BRT dijalankan, semestinya angkutan yang sudah ada dioptimalkan terlebih dulu. Bukan malah, kata dia, justru mengganti dengan moda transportasi jenis baru. Dia mencontohkan, kereta api Indonesia (KAI) bisa baik seperti sekarang bukan karena menggantikan keretanya. Tetapi, sistemnya yang diperbaiki. Karena itu, dia pun meminta Dishub mencontohkan yang seperti di KAI itu. Menanggapi hal tersebut, Kabid Angkutan Jalan Dishub Jateng Ginaryo menjelaskan, kehadiran BRT koridor I Purbalingga-Banyumas, sebenarnya ingin memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, supaya pelayanan bus yang dihadirkan sesuai pelayanan standar minimal. Karena sekarang ada aturan dari Menteri Perhubunga bahwa bus angkutan baik angkot, pedesaan maupun AKDP, apalagi AKAP, itu meskipun ekonomi harus difasilitasi ac. “Nah mobil yang mau kita hadirkan ini sebenarnya bukan mobil bantuan dari pemerintah Provinsi Jateng, tapi operator eksisting (pengusaha angkutan) yang sudah beroperasi ini, mereka disuruh mengadakan bus baru dan kita akan membeli layanan mereka. Jadi sebenarnya disini kita tidak ada konsep menggusur atau mengganti yang sudah ada, peran serta mereka justru 100 persen,” jelasnya. Dia menjelaskan, mekanisme program BRT tersebut adalah membeli layanan pengusaha angkutan umum yang sudah ada. Mereka diminta menyediakan angkutan baru yang nantinya pelayanan angkutan tersebut ditanggung pemerintah. Ada penumpang maupun tidak, mereka akan tetap melayani Bukateja sampai Purwokerto, dan mereka tetap mendapatkan bayaran dari pemerintah. “Contoh di koridor I, dari Terminal Bawen sampai Stasiun Tawang, itu kita bayar per bus per kilometer sebesar Rp 7.475. Jadi tinggal kalikan saja mereka melayani berapa kilo, misalkan PP ada 60 kilometer, bisa sampai Rp 420 ribu. Kita bayar pakai APBD Provinsi. Jadi sebenarnya mereka laku tidak laku, tetap dibayar,” terangnya. Disamping itu, program BRT tersebut memudahkan para pengusaha angkutan, karena sebenarnya mereka diwajibkan mengikuti pola standar pelayanan minimal. Namun jika itu diwajibkan sesuai keputusan Menteri Perhubungan bahwa setiap angkutan harus ber-ac, mereka semuanya belum mampu. “Makanya sekarang mereka diminta menghadirkan bus baru, supaya mereka tetap eksis, jadi layananannya tetap kita beli. Angkutan mereka yang lama nanti diskreping atau tukar guling dengan yang baru. Jadi sebenarnya mengganti bukan menggusur, rencananya ada 14 bus yang akan dioperasikan di koridor Purbalingga-Banyumas,” katanya. (why) Sumber: radarbanyumas...........by eko.

Rabu, 19 Februari 2014

yuk wisata ke owabong di purbalingga..

yuk wisata ke purbalingga....sekali waktu saya ingin berwisata tanpa mengeluarkan banyak tenaga, berwisata di tempat populer dan tak perlu bersusah payah menikmati waktu bersenang-senang. atas dasar itulah saya menuju Owabong, Purbalingga. salah satu waterboom terpopuler yang ada di Jawa Tengah Owabong bisa ditempuh satu jam perjalanan dari Purwokerto, empat jam dari Jogja dan atau Semarang. lokasinya ada di Purbalingga, di sebuah kawasan bernama Bojongsari. disini terdapat 3 mata air yang mensupply air ke waterboom ini, jadi air yang ada di waterboom ini adalah air alami dari mata air..mantap kampungkuu.sejarahnya panjang, pemandian ini sudah ada sejak jaman Belanda dan dikenal dengan nama Pemandian Bojongsari. setelah kemerdekaan Indonesia, tempat ini kemuadian diakuisisi oleh Kwi Sing. sampai di tahun 2004 diambil alih oleh Pemkab Purbalingga dan dikembangkan menjadi kompleks Waterboom dengan total luas 4,8 hektar, lalu dinamai Owabong yang merupakan kependekan dari Objek Wisata Air Bojongsari..selamat berwisataa

Sabtu, 09 November 2013

Kerajinan Bambu

Kerajinan Bambu

Kerajinan bambu yang banyak dikembangkan di Desa Kelapa Sawit, Kecamatan Kalimanah, tidak hanya dalam bentuk mebel seperti meja dan kursi, tetapi juga perabotan rumah tangga lainnya seperti keranjang pakaian dan tempat buah.

Bahkan, sejumlah hiasan rumah juga dibuat oleh para perajin seperti miniatur kapal dan vas bunga, sehingga cocok dijadikan sebagai cendera mata saat berkunjung ke Purbalingga.

Kerajinan bambu ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Jakarta dan Bali. Selain itu, kerajinan bambu asal Purbalingga ini juga telah menembus pasar ekspor dengan tujuan Australia dan Amerika.

Kerajinan Tempurung Kelapa

Kerajinan Tempurung Kelapa

Kerajinan tempurung kelapa merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Purbalingga yang dikembangkan Kelompok Perajin Manunggal Karya di Kelurahan Purbalingga Wetan.

Kerajinan yang dibuat tidak sebatas untuk tempat pakan ayam, tetapi juga tempat tisu, kap lampu, asbak, dan cangkir. Bahkan, pecahan-pecahan tempurung kelapa pun dimanfaatkan untuk membuat sandal dengan cara direkatkan menggunakan lem.

Produk kerajinan tempurung kelapa ini banyak dipasarkan ke luar wilayah Purbalingga seperti Bandung, Jakarta, dan Bali.

Kerajinan Sapu Glagah

Kerajinan Sapu Glagah

Kabupaten Purbalingga yang memiliki potensi tanaman glagah hingga 10 ribu ton per tahun berdampak pada pertumbuhan industri kerajinan sapu glagah. Saat ini ada sekitar 50 unit usaha kerajinan sapu glagah yang berkembang di Purbalingga.

Beberapa sentra kerajinan sapu glagah berada di Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu, Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari, dan Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara. Sapu glagah yang diproduksi terdiri sapu rayung, sapu lakop, sapu SMS (sapu miring sebelah), sapu tatak, sapu kipas, sapu jari, dan sapu udang.

Sapu glagah buatan Purbalingga ini dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Cirebon, Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Karawang, Pasuruan, Tasikmalaya, Bogor, Lampung, serta kota-kota lainnya di Kalimantan, Sulawesi, dan Aceh.

Bahkan, sapu glagah buatan Purbalingga juga telah menembus pasar ekspor dengan tujuan

Permen Davos

Permen Davos


Setiap orang pasti telah mengenal dan merasakan permen Davos yang berasa mint dengan bungkusnya yang berwarna ungu. Pabrik permen legendaris yang diproduksi sejak tahun 1931 ini berlokasi di Kelurahan Kandang Gampang, Kecamatan Purbalingga.

Perjalanan panjang pun harus dilalui oleh permen Davos hingga akhirnya bisa bertahan hingga sekarang, karena industri permen yang dirintisi oleh Siem Kie Djian ini sempat mengalami keterpurukan pada masa penjajahan Jepang.

Berkat keuletan Siem Kie Djian, permen Davos kembali bangkit setelah tahun 1945 dengan nama PT Slamet Langgeng & Co dan sejak saat itu, perusahaan tersebut tidak hanya memroduksi permen Davos, tetapi juga permen lainya dengan merek Kresna, Alpina, dan Davos Lux.

Bahkan, perusahaan ini juga memroduksi produk nonpermen berupa limun dan biskuit bermerek Slamet. Akan tetapi sejak tahun 1973, perusahaan ini tidak lagi memroduksi produk nonpermen karena kesulitan bahan baku.

Permen yang berbahan baku gula pasir sebanyak 98 persen dan sisanya menthol serta zat pengikat ini memberikan rasa mint alami tanpa bahan pengawet maupun zat pewarna.